Arema FC
Ascielemani – Penghujung tahun 2025 menjadi momen krusial bagi skuad “Singo Edan”. Sore nanti, tepatnya Selasa (30/12/2025) pukul 15.30 WIB, Stadion Kanjuruhan akan menjadi saksi perjuangan Arema FC dalam laga tunda pekan ke-8 BRI Super League 2025/2026 melawan Persita Tangerang. Pertandingan ini bukan sekadar mengejar tiga poin, melainkan sebuah Ambisi Arema FC Untuk Menang di Kandang Sendiri Sore Nanti demi memulihkan harga diri di hadapan pendukung setia mereka, Aremania.
Setelah rentetan hasil yang kurang memuaskan di partai kandang sebelumnya, tekanan kini berada di pundak pelatih Marcos Santos dan anak asuhnya. Kemenangan adalah harga mati jika ingin menutup tahun dengan kepala tegak sekaligus memperbaiki posisi di papan klasemen yang saat ini masih tertahan di peringkat ke-11.
Strategi Marcos Santos, Merendam Agresivitas Pendekar Cisadane

Pelatih kepala Arema FC, Marcos Santos, menyadari betul bahwa Persita Tangerang bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Tim tamu berjuluk “Pendekar Cisadane” tersebut saat ini bertengger di posisi ke-7 klasemen, unggul empat poin dari Arema. Santos telah menginstruksikan para pemainnya untuk waspada terhadap transisi cepat dan agresivitas sayap Persita.
Dalam sesi latihan terakhir, asisten pelatih Andre Caldas menekankan bahwa tim telah menyiapkan skema khusus. Arema diprediksi akan bermain lebih menekan sejak menit awal guna mengincar gol cepat. Fokus utama adalah menguasai lini tengah dan memutus aliran bola menuju lini depan Persita yang dikenal sangat klinis dalam memanfaatkan peluang sekecil apa pun.
“Kami tidak hanya menyiapkan satu taktik. Kami punya beberapa variasi strategi untuk membongkar pertahanan kokoh Persita. Bagi kami, laga sore nanti adalah tentang efektivitas dan mentalitas juara di rumah sendiri,” tegas Andre Caldas dalam sesi konferensi pers.
Kembalinya Pilar Utama, Angin Segar di Lini Belakang dan Tengah
Salah satu faktor yang meningkatkan Ambisi Arema FC Untuk Menang di Kandang Sendiri Sore Nanti adalah kembalinya beberapa pemain kunci yang sempat absen karena cedera dan akumulasi kartu. Kehadiran mereka diyakini akan memberikan keseimbangan yang selama ini hilang dalam beberapa laga terakhir.
Nama-nama seperti Betinho dan Julian Guevara dipastikan siap kembali merumput untuk mengawal lini tengah. Sementara di sektor pertahanan, kembalinya bek senior Johan Alfarizi dan Anwar Rifai akan memberikan rasa aman bagi penjaga gawang Lucas Frigeri.
Meski Arema harus tampil tanpa striker andalan mereka, Dalberto, manajemen dan tim pelatih tetap optimis. Sosok Dedik Setiawan diharapkan mampu menjadi ujung tombak yang mematikan. Pengalaman Dedik dalam laga-laga besar di Kanjuruhan diharapkan mampu menjadi pembeda sore nanti.
Memutus Tren Negatif di Stadion Kanjuruhan

Tahun 2025 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi Arema FC, terutama saat bermain di markas sendiri. Statistik menunjukkan bahwa Arema seringkali kesulitan mengamankan poin penuh di kandang, sebuah catatan yang tentu ingin segera dihapus. Manajer Arema FC, M. Yusrinal Fitriandi, secara terbuka menyatakan bahwa laga melawan Persita Tangerang adalah momentum terbaik untuk memutus “kutukan” kandang tersebut.
“Ini adalah waktu yang tepat bagi Arema untuk kembali menang di kandang. Kami sudah terlalu banyak kehilangan poin di sini (Kanjuruhan). Menang sore nanti bukan sekadar ambisi, tapi kewajiban untuk membayar kepercayaan suporter yang selalu hadir memberikan dukungan,” ujar pria yang akrab disapa Inal tersebut.
Kemenangan sore nanti juga akan menjadi kado akhir tahun yang spesial bagi Aremania. Setelah melalui berbagai dinamika sepanjang musim, meraih tiga poin di laga penutup tahun akan membangkitkan optimisme baru menyongsong putaran kedua liga di tahun 2026.
Prediksi Susunan Pemain dan Kunci Kemenangan
Melihat komposisi pemain yang tersedia, Arema FC kemungkinan besar akan menurunkan formasi menyerang. Berikut adalah prediksi starting line-up Singo Edan:
-
Kiper: Lucas Frigeri
-
Belakang: Rifad Marasabessy, Luiz Gustavo, Odivan Koerich, Iksan Lestaluhu
-
Tengah: Julian Guevara, Betinho, Arkhan Fikri
-
Depan: Valdeci, Salim Tuharea, Dedik Setiawan
Kunci kemenangan Arema sore nanti terletak pada konsentrasi lini pertahanan dalam menghadapi serangan balik. Selain itu, kreativitas Arkhan Fikri dalam mengalirkan bola ke lini depan akan sangat menentukan seberapa sering Arema mampu mengancam gawang Igor Rodrigues, kiper Persita yang tengah dalam performa terbaiknya.
Momentum Kebangkitan Singo Edan Arema FC

Laga sore nanti melawan Persita Tangerang bukan hanya pertandingan tunda biasa. Ini adalah panggung pembuktian bagi Marcos Santos bahwa ia mampu membawa Arema FC kembali ke jalur kemenangan. Dengan dukungan penuh dari tribun Kanjuruhan, Ambisi Arema FC Untuk Menang di Kandang Sendiri Sore Nanti diharapkan bukan sekadar slogan, melainkan realita yang akan membawa keceriaan bagi seluruh warga Malang di penghujung tahun 2025.
Jika mampu menang, Arema berpeluang besar merangkak naik ke posisi 10 besar, memberikan landasan yang kuat untuk memulai perjuangan di paruh musim berikutnya dengan mentalitas yang lebih solid.
